- Kemanusiaan
- Kesamaan
- Kenetralan
- Kemandirian
- Kesukarelaan
- Kesatuan
- Kesemestaan
Belajarlah dari kejadian bencana. Ingat-ingatlah hal-hal buruk dan Upayakan tindakan pengurangan risiko bencana.Salam Kemanusiaan!!!
Potensi diri merupakan kemampuan diri yang dimiliki seseorang yang dikembangkan dan didayagunakan untuk mencapai tujuan hidup.
Kesamaan:Tiap-tiap remaja berkembang menuju pencapaian potensi (fitrah) manakala lingkungan hidup mereka mendukung pencapaian potensi tersebut, baik sebagai orang dewasa laki-laki maupun perempuan.Perbedaan:Ada beberapa perbedaan kecepatan tumbuh dan berkembang bagi remaja pada umumnya. Remaja putri lebih cepat matang daripada laki-laki. Yang sering terjadi, remaja putri memiliki lebih sedikit kesempatan tumbuh dan berkembang secara fitrah. Ini karena kaum perempuan mengalami kepercayaan yang lebih rumit dan penuh masalah tentang tumbuh kembang mereka.
Kedua risiko tersebut dapat menimbulkan berbagai perilaku kurang normal. Kebanyakan, mereka sering melarikan diri. Mereka sering melampiaskannya dengan dua hal.“Akhir-akhir ini, gender menjadi isu penting dan istilah yang sering kali diperbincangkan. Namun, masih banyak kesalahpahaman tentang konsep gender serta kaitannya dengan perjuangan perempuan untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan. Untuk memahami konsep gender, dalam modul ini akan dibahas perbedaan seks dan gender, peran gender, ketidakadilan gender, kebutuhan praktis, serta strategi gender.”
Calon donor datang ke UTD (Unit Transfusi Darah) PMI.Calon donor mengisi formulir donor darah yang berisi identitas dan riwayat kesehatan.Petugas memeriksa kesehatan calon donor sesuai syarat yang telah ditentukan.Asisten Transfusi Darah (ATD) yang terampil dan berpengalaman akan mengambil darah calon donor sehingga pengambilan darah dapat berlangsung dengan cepat (±10 menit) dan aman.Calon donor mendapatkan kartu tanda anggota donor darah. Kartu ini sebagai bukti bahwa pemilik telah mendonorkan darahnya.Ingat!Setelah 2,5 - 3 bulan datang kembali ke UTD untuk donor darah.
Laki-laki/wanita berusia 18-60 tahunSehat jasmani dan rohani menurut pemeriksaan dokter.Berat badan minimal 45 kg.Kadar Hemoglobin minimal 12,5 g/dl.Tekanan darah sistolik 100 – 180 mm Hg dan Diastolik 50 – 100 mm Hg.Tidak menderita penyakit berisiko tinggi seperti HIV/AIDS, hepatitis, sifilis, jantung, hati, paru, ginjal, kencing manis, kejang, kanker atau penyakit kulit kronis.Bagi wanita yang sedang haid, hamil atau menyusui tidak diperkenankan mendonorkan darahnya.
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, penanggulangan bencana merupakan serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi.Konflik Sosial
Dalam kehidupan sehari-hari, kadang terjadi perselisihan antar individu atau kelompok masyarakat. Jika perselisihan itu menimbulkan masalah dalam waktu lama, kita mengenalnya dengan istilah konflik. Konflik berasal dari Bahasa Latin configere yang artinya saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai proses sosial antara dua orang atau lebih, dimana salah satu pihak berusaha meniadakan pihak yang lain atau membuatnya tidak berdaya.
Tidak ada satu masyarakatpun yang tidak pernah mengalami kofnlik. Konflik di dalam masyarakat wajar terjadi. Tetapi akan sangan merugikan jika konflik diwarnai oleh kekerasan. Ada beberapa jenis konflik anatara lain ; (1) konflik antar pribadi, (2) konflik antar kelompok sosial, (3) konflik antar kelompok yang tidak terorganisir dengan kelompok terorganisir dan (4) konflik nasional atau perang saudara.
Konflik antar pribadi bisa berkembang menjadi konflik antar kelompok sosial. Jika konflik berkepanjangan dan diwarnai kekerasan akan banyak kerugian yang diderita.
A. Dampak Konflik
Solidaritas kelompok, ketika seseorang memihak kelompok, maka seolidaritas pada sesama anggota kelompok (ingroup) meningkat. Penentangan pada kelompok lain akan ditampakkan, demikian juga keberpihakannnya pada kelompoknya.Retaknya hubungan, pada saat konflik, kelompok-kelompok yang saling bertentangan akan menghindari hubungan dan kerja sama. Jika mereka dapat menekan kebutuhan akan kerja sama itu, konflik mereka akan semakin meruncing. Masing-masing merasa benar dan tidak membutuhkan kelompok yang lain. Kadang-kadang demi mempertahankan itu, kebutuhan akan diabaikan atau dikorbankan.Perubahan kepribadian, konflik mempengaruhi kepribadian setiap individu, orang yang berada di tengah konflik diliputi perasaan curiga, dendam dll.Kerugian harta benda dan hilangnya jiwa manusia, jika perasaan dendam dan kebencian bertemu dengan kekerasan, maka kerugian harta benda dan jiwa, sering terjadi. Kelompok-kelompok yang bertentangan tidak segan-segan berupaya meniadakan kelompok yang lain, meskipun harus dengan cara kekerasan.Dominasi atau penaklukan, jika salah satu kelompok yang bertikai lebih kuat. Maka kelompok itu akan mendominasi atau menaklukan kelompok yang lain. Kadang satu kelompok masyarakat menginginkan lenyapnya kelompok yang lain. Kadang satu kelompok masyarakat menginginkan lenyapnya kelompok yang lain, atau hilangnya, pendapat, pendirian atau tradisi kelompok yang ditaklukkannya.
B. Penyebab Konflik
Konflik sebagian besar disebabkan oleh adanya perbedaan, antara lain :
Perbedaan antar individu, seseorang memiliki perbedaan-perbedaan baik dengan sesama kelompok atau dengan orang di luar kelompoknya. Perbedaan itu meliputi pendirian, prasaan atau sikapnya pada sesuatu. Perbedaan pendapat kerap menjadi sebab konflik sosial. Misalnya jika ada pentas musik di dekat tempat tinggalmu, tentunya tidak semua orang dapat menerimanya. Sebagian orang mungkin merasa terhibur, sebagian lainnya mungkin malah terganggu.Perbadaan latar belakang kebudayaan, kebudayaan atau tradisi yang melingkupi seseorang, sangat mempengaruhi. Apalagi kalau kebudayaan atau tradisi itu tidak mengajarkan utuk menghargai perbedaan. Ketika ia berada di luar lingkungannya atau bertemu dengan orang yang berlatar belakang budaya berbeda, seringkali terjadi konflik. Konflik sering terjadi juga karena perbedaan pendapat yang didasari latar belakang agama.Perbedaan kepentingan, orang melakukan sesuatu dengan kepentingan. Selalu ada alasan dan tujuanyang ingin dicapainya. Perbedaan kepentingan ini kemudian juga menghasilkan pertentangan yang berujung konflik. Misalnya perbedaan kepentingan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha selalu menginginkan keuntungan yang besar dan buruh menginginkan penghasilan yang sebesar-besarnya. Pertentangan atau konflik semacam ini selalu terjadi di berbagai tempat di dunia.Perubahan nilai dalam masyarakat, orang terkadang sulit menerima perubahan. Apalagi jika dalam waktu singkat, bahkan mendadak. Misalnya saja proses industrialisasi, mengubah masyarakat dari gotong royong dan kekeluargaan menjadi individualistis dan materialistis. Orang-orang yang mendukung situasi lama akan bertentangan dengan orang yang memilih perubahan.
C. Mengatasi Konflik
Konflik tidak akan terjadi jika orang dapat saling menghargai perbedaan. Ketika dua kelompok yang bertentangan mencapai saling pengertian, mereka akan mencoba menenangkan konflik.
Ketika kamu berada dalam konflik, lakukan langkah-langkah berikut :
Patuhi aturan keamanan, seperti jam malam, larangan membawa senjata tajam dll.Jangan ikut serta memperkeruh keadaan, hindari membuat masalah dengan kelompok yang bertentangan dengan kelompok dimana kamu berada.Beritahulah orang tuamu atau keluarga lainnya jika hendak bepergian.Saling memaafkan dan hargailah temanmu.Tidak memelihara rasa dendam, iri, dan cemburu.Selalu rela dalam memberikan pertolongan tanpa membeda-bedakanBuatlah kegiatan yang bisa mempererat persahabatan, misalnya memperbanyak teman dengan saling mengirimkan kartu ucapan dan surat sahabat.Jadilah remaja yang bersahabat.
Air penting bagi kehidupan. Bayngkan saja jika air yang dibutuhkan untuk minum, mandi, mencuci dll, tiba-tiba berkurang persediaannya bahkan habis. Kamu pasti dapat membayangkan betapa sulitnya hidup tanpa air.
Kekeringan adalah matinya sumber-sumber air. Bencana kekeringan terjadi, ketika ketersediaan air jauh di bawah kebutuhan baik untuk rumah tangga, pertanian maupun ekonomi dan lingkungan. Bencana kekeringan juga dapat dipengaruhi oleh tingkat kelembaban, jangka waktu dan luasnya daerah tersbut.
A. Penyebab Kekeringan
Kekeringan disebabkan oleh faktor alamiah, antara lain; rendahnya curah hujan dan kemarau yang lebih panjang dari biasanya, kurangnya pasokan air permukaan dan air tanah dll.
Sedangkan sebab non-alamiah atau akibat ulah manusia, antara lain; ketidakpatuhan pada aturan yaitu pola tanam atau pola penggunaan air, perusakan kawasan tangkapan air baik penebangan pohon maupun pengembangan permukiman dll.
B. Akibat kekeringan
Gejala kekeringan yang paling sering adalah menurunnya curah hujan. Curah hujan yang dibawah norml membuat tingkat air baik di waduk, sungai maupun air tanah di bawah normal. Situasi ini akan menyebabkan hal-hal berikut :
Berkurangnya persediaan air bersihMenurunnya produksi pertanianMenurunnya derajat kesehatanBerkurangnya ketersediaan pangan yang berakibat bencana kelaparan
C. Lakukan Sejak Sekarang !
Hematlah penggunan air, dengan cara selalu menutup keran air rapat-rapat setelah selesai digunakan.Memperbaiki segera jika ada saluran air yang bocorMenjaga kelestarian hutan sebagai sumber air kita.
Luka Bakar Derajat Satu (Permukaan) meliputi permukaan kulit yang paling atas (kulit Ari/Epidermis)
Angin adalah gerakan udara dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah. Angin memberikan banyak manfaat, misalnya membantu penyerbukan tanaman dan sebagai sumber energi. Namun ketika kekuatannya besar, angin dapat mengakibatkan bencana.
Angin kecang bertiup sangat kuat disebut angin topan. Kata topan berasal dari “taifun” bahasa Tionghoa tai feng, kata Yunani “typhoon”. Angintopan sesuai dengan kekuatan dan tempat bertiupnya memiliki nama yang berbeda-beda.
Penamaan angin topan bertujuan untuk membedakan dan menghindari kebingungan. Pada saat yang sama terkadang beberapa angin topan bertiup. Misalnya di Bangladesh di sebut cycloon (silikon), di Amerika Hurricane (hurikan), di Jawa disebut angin puyuh atau puting beliung dll.
Kecepatan angin tiopan disebabkan oleh perbedaan tekanan dalam suatu sistem suaca. Angin paling kencang yang terjadi di daerah tropis ini umumnya berpusar dengan radius ratusan kilometer di sekitar daerah sistem tekanan rendah yang ekstrem dengan kecepatak sekitar 20 km per jam. Din Indonesia angin topan juga disebut badai.
Badai terjadi karena gangguan pada atmosfer, yang sangat dipengaruhi oleh cuaca. Badai ditandai dengan angin kencang, petir, kilat dan hujan lebat. Di daerah tertentu badai disertai curahan salju, es atau pasir.
Angin topan yang disertai badai dapat mengangkat dan memindahkan benda-benda yang tidak stabil, merusak jaringan listrik, menghancurkan bangunan dan menyebabkan erosi di daerah pesisir.
B. Kesiapsiagaan Angin Topan
Angin topan dapat terjadi secara mendadak, tetapi sebagian besar badai terbentuk melalui proses selama beberapa jam sebelumnya. Satelit cuaca yang canggih bahkan bisa memantau arah angin dan pergerakan badai. Pemantauan melalui satelit cuaca ini, tentunya dapat menjadi peringatan bagi kita. Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) melaui radio dan televisi sering memberitakan prakiraan cuaca. Meskipun demikian, prakiraan terkadang sangat rumit dan tdak memberikan data yang akurat.
Maka selain memantau prakiraan cuaca, sangat penting bagi kita melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan sebagai berikut :
Pelajari dan kenali tanda-tanda akan terjadinya topan yaitu awan gelap, tebal dan tampak menakutkan, petir dan kilat dari kejauhanKenali jalur-jalur cepat dan aman ke tempat pegungsian.
Jika daerah tempat tinggalmu rawan angin topan, maka ajaklah seluruh keluarga untuk mempertimbangkan tindakan berikut ini :
Memperkuat struktur bangunan rumah yang memenuhi syarat teknis untuk mampu bertahan terhadap gaya anginMembangun fasilitas perlindungan atau penampungan sementara jika angin topan terjadi, biasanya adalah ruang bawah tanah.Mengamankan benda-benda mudah terbang, sehingga tidak membahayakan jika angin topan terjadiPara nelayan harus selalu menambatkan perahu erat-erat
C. Saat Topan Melanda
Bergeraklah ke tempat yang aman. Jika berdian di rumah dianggap cukup aman, tutuplah jendela rapat-rapat, bersiap-siaplah jika ada himbauan untuk mengungsi. Matikan aliran listrik dan jangan menyentuh alat-alat listrik. Petir bisa saja mengalir melalui kabel alat-alat listrik. Jika harus mengungsi, tetaplah tenang dan tertib, bawalah “tas siaga bencana” dan keperluan lan yang sudah disiapkan.
D. Sesudah Topan Melanda
Seperti setelah bencana lainnya, ada kemungkinan kerusakan pada jaringan listrik dan rumah kita, makan berhati-hatilah. Jangan tinggalkan rumah atau tempat pengungsian sampai keadaan benar-benar aman. Hindari menyalakan korek api, aliran gas atau listrik, bisa jadi ada kebocoran gas atau kerusakan kabel listrik.
Periksalah bagian-bagian rumahmy, mungkin ada bagianyang rusak dan membahayakan, seperti atap yang runtuh, pipa gas yang bocor dll. Ikuti terus perkembangan pasca bencana dan bekerjasamalah dengan masyarakat sekitarmu. Hindari bepergian ke daerah-daerah yang berbahaya.