Pages

Powered by Blogger.

Showing posts with label Pendidikan Remaja Sebaya. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Remaja Sebaya. Show all posts

Wednesday, 30 November 2016

Keputusan Yang Baik

A. MEMBUAT SUATU KEPUTUSAN YANG BAIK

     Hidup manusia terdiri atas pilihan-pilihan. Kita harus memilih di antara pilihan tersebut. Inilah yang dinamakan KEPUTUSAN. Untuk mengambil keputusan yang baik, setiap orang seyogianya menggunakan pendekatan 3T: Tinjauan, Telaah, Tindakan.

Tinjauan: Mempelajari masalah atau persoalan ataupun kebutuhan mendesak dengan sebaik-baiknya dan kemudian menyusun daftar pilihan-pilihan yang tersedia.Telaah: Menimbang-nimbang untung rugi tiap-tiap pilihan. Perlu dicatat, hampir tidak ada pilihan yang bebas risiko. Meski begitu, bisa dipilih mana yang paling berdaya guna (mudah dilakukan) ataupun paling berhasil guna (yang memiliki hasil paling nyata) atau risikonya paling kecil.Tindakan: Menentukan keputusan yang akan dipilih dan siap menerima risiko apa pun. Sebaiknya, tindakan ini diambil setelah dilakukan analisis yang mendalam.

     3-T ini adalah proses berkesinambungan. Artinya, setelah selesai suatu tindakan diputuskan dan kemudian dilaksanakan, selanjutnya dilakukan evaluasi untuk melakukan Tinjauan, Telaah, dan Tindakan berikutnya. Demikian seterusnya sampai permasalahan tersebut benar-benar terpecahkan secara tuntas.

B. HAK DAN KEWAJIBAN REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN

     Pengambilan keputusan bukan monopoli kaum laki-laki. Baik di masyarakat maupun di keluarga, wanita memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mengambil keputusan. Berbagi pendapat dalam mengambil keputusan diantara anggota kelompok atau keluarga merupakan cara penyelesaian masalah yang paling tepat.

Keluarga

A. MENGAPA RASA CINTA KELUARGA SANGAT DIPERLUKAN REMAJA ?

    Keluarga merupakan masyarakat terkecil di mana seorang remaja hidup. Dibandingkan dengan masyarakat lain, khususnya masyarakat sekolah dan kelompok bermain, dalam keadaan normal remaja tinggal paling lama dalam keluarga. Maka dari itu, keberhasilan remaja dalam belajar dan mempersiapkan masa depan sangat bergantung pada keterdekatan remaja tersebut dengan keluarga.

     Rasa cinta kepada keluarga (bagaimanapun keadaan keluarga kita masing-masing) menjadi perekat bagi tumbuhnya rasa tanggung jawab, kematangan, dan kedewasaan seseorang. Rasa cinta di antara anggota keluarga ditunjukkan dengan adanya rasa saling percaya, saling menghargai, saling bersikap jujur, dan saling terbuka di antara anggota keluarga. Rasa cinta juga dicerminkan pada cara-cara berkomunikasi antar-anggota keluarga.

B. FAKTOR YANG MENGHAMBAT KOMUNIKASI DALAM KELUARGA 

    Tiap-tiap anggota keluarga memiliki pendidikan dan pengalaman sendiri-sendiri. Pendidikan dan pengalaman itu disampaikan dalam pendapat dan sikap ketika menghadapi suatu hal atau masalah. Perbedaan-perbedaan pendapat dan sikap tersebut sebenarnya wajar saja. Asalkan semua anggota keluarga saling menghargai pendapat dan sikap anggota keluarga yang lain. Masalah muncul jika orang tua cenderung menganggap mereka sudah lebih dulu dewasa dan kaya pengalaman. Sementara itu anak-anak, juga dalam kurun waktu remaja, belum cukup matang untuk berpendapat dan bersikap dalam sesuatu hal. Sebaliknya, di kalangan remaja juga sering timbul pendapat bahwa merekalah yang lebih tahu masalah-masalah kehidupan masa kini. Sementara itu, orang tua mereka sudah kuno, ketinggalan zaman, dan pendapatnya tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang.

     Komunikasi antara remaja perempuan dan orang tua serta anggota keluarga lain sering kali lebih sulit. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pendapat tentang apa yang layak dikerjakan remaja putri.

     Jika perbedaan tersebut menjadi tajam pada hal-hal yang penting, dari pihak remaja seyogianya jangan bertindak keras dan kasar. Sikap terpuji adalah diam atau mengiyakan (meski tidak setuju dengan pendapat atau sikap orang tuan). Itu bisa dilakukan sambil mencari waktu dan situasi yang tepat untuk secara perlahan-lahan memberitahukan (atau merayu) kepada orang tua tentang pendapat dan sikapnya yang berbeda. Jika masalahnya sangat serius, sedangkan rayuan tidak mempan, hadirnya orang ketiga mungkin bisa membantu. Kakek, saudara tua yang lain, kadang bisa berperan sangat baik dalam menjembatani perbedaan yang ada. Dalam situasi seperti ini, tindakan remaja yang paling fatal ialah ”meninggalkan keluarga” baik terang-terangan maupun diam-diam dan mengalihkan kepercayaan kepada orang lain.

Teman Sebaya

A. PENGERTIAN TEMAN

    Teman sejati ialah orang yang hadir di hadapan kita dan siap menolong kita pada saat kita memerlukannya (”a friend indeed is a friend in need). Orang yang tanpa diminta siap menolong kita. Dalam bahasa sajak: “Yang siap menyediakan bahu tempat kita menangis (”shoulder to cry on”). Persis seperti yang terjadi dalam Permainan Bujur Sangkar Pecah, teman adalah orang yang memperhatikan kebutuhan orang lain, yang tahu persis kebutuhan pemain lain, dan dengan ikhlas memberikan miliknya agar mereka bisa menyelesaikan tugas.

B. PENGERTIAN TEMAN SEBAYA

     Teman sebaya adalah teman yang amat akrab dengan kita karena jenis kelamin yang sama, usia berdekatan, rumah bersebelahan, bersekolah di tempat yang sama, seminat, dan seterusnya. Dengan demikian, di antara teman sebaya hampir tidak ada rahasia lagi. Teman sebaya menjadi teman senasib sepenanggungan. Karena keterdekatannya, teman sebaya bisa saling mempengaruhi sesuatu menuju kebaikan. Sebaliknya, kesetiakawanan di antara teman sebaya bisa pula saling menjerumuskan ke dalam hal-hal yang berisiko merugikan.

     Dalam kerangka pengertian tersebut, dalam keluarga sebenarnya remaja memerlukan ”teman sebaya”, baik antara remaja dan kakak yang sudah dewasa maupun antara remaja dan kedua orang tua. Dari pihak remaja, yang terpenting adalah sikap menjadi “friend in need”dalam keluarga. Seyogianya, kedua orang tua dan saudara lain juga siap menjadi teman sebaya bagi remaja dalam keluarga.

C. MENEMPATKAN DIRI SEBAGAI TEMAN SEBAYA BAGI REMAJA LAIN

     Tantangan bagi setiap remaja:

Mencari dan mendapatkan teman sebaya yang bisa saling mengajak pada kebaikan dan bukannya mengajak pada hal-hal yang kurang baikMenjadi contoh bagi teman sebaya lain, baik dalam sikap maupun kepribadianMenempatkan diri sebagai teman sebaya teman-teman di lingkungan sekolah atau lingkungan bermain, yang dipercaya akan dapat membantu memecahkan segala macam persoalan tanpa diminta. Juga, dalam keluarga masing-masing.

Alkohol

A. PENGERTIAN ALKOHOL DAN MINUMAN KERAS (MIRAS) 

    Alkohol merupakan cairan yang bening, tak berwarna, mudah menguap, dan mudah terbakar. Diperoleh dari hasil fermentasi karbohidrat. Alkohol mudah dimetabolisme oleh tubuh, sehingga cepat memenuhi kebutuhan kalori. Sementara itu, minuman keras (MIRAS) adalah minuman yang secara sengaja diberi alkohol.

B. MANFAAT DAN KEBURUKAN ALKOHOL BAGI MANUSIA

    Alkohol memiliki beberapa manfaat.

Dalam kehidupan sehari-hari, alkohol berperanan penting sebagai campuran makanan dan minuman, desinfektan (pensuci hama), bahan bakar, serta bahan dasar berbagai obat dan kosmetik.Setelah minum alkohol, badan terasa hangat, terutama untuk daerah-daerah berhawa dingin.Alkohol dapat menurunkan kesadaran, sehingga bisa mengurangi stres.Minum miras sering dianggap tanda kejantanan, kedewasaan, dan kehidupan modern–termasuk juga di kalangan remaja

 Namun, alkohol lebih banyak keburukan daripada manfaatnya.

Segera setelah diminum, alkohol menurunkan kesadaran, sehingga menimbulkan penurunan kemampuan untuk berbuat baik, belajar, dan bekerja. Jika berkendara, peminum mudah celaka karena konsentrasinya menurun akibat alkohol.Menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.Gangguan metabolisme yang bisa berdampak pada kelainan jantung sampai gagal jantungHambatan pembentukan trombosit, merusak sungsum ..tulang, sehingga bisa menyebabkan pendarahan, anemia, dan kekurangan sel darah putihBisa merusak hati, dalam jangka panjang mengakibatkan ..kegagalan fungsi hati dan kankerMeningkatkan kerentanan infeksi karena kerusakan sa..luran pernapasan, hati, atau kurang makanDapat menyebabkan kerusakan susunan sarafAlkohol juga dapat menimbulkan ketergantungan fisik (mendapatkan rasa nyaman). Dalam jangka panjang, alkohol membuat orang ketergantungan secara psikis (jiwa). Ini karena minuman itu bisa menimbulkan rasa gembira dan optimistis yang semu secara berlebihan. Akhirnya, peminum makin lama menjadi semakin sering mabuk.

C. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG REMAJA TERJERUMUS DALAM KETERGANTUNGAN ALKOHOL/MIRAS

     Pengenalan pada alkohol atau miras hampir sama kejadiannya dengan pengenalan pada rokok.

Rasa ingin tahu sampai menjadi ketergantunganUntuk meningkatnya kejagoan, kelaki-lakian, dan modernisasiHasrat berkelompok dengan teman senasib dan sebayaAdanya stres atau konflik batin ataupun masalah yang sulit diselesaikanKeinginan dianggap perkasa/jantan dan diseganiDorongan dari lingkungan sosial yang “mendesak” remaja untuk mencoba minum miras; kalau tidak, mereka dianggap tak solider dengan lingkungan sosial

D. CARA MENGHINDARKAN DIRI DARI ALKOHOL/MIRAS

    Jika sudah telanjur kenal dengan miras, para remaja sebaiknya melakukan usaha pengendalian diri danpercaya diri bahwa mereka yang berhasil menghentikan miras adalah orang yang mandiri, tidak bergantung pada hal-hal lain di luar diri sendiri, apalagi hanya alkohol. Akhirnya, mereka bisa berkembang menjadi remaja berprestasi.

HIV & AIDS

A. PENGERTIAN AIDS

    Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah kumpulan gejala penurunan kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit lain yang mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus (jasad sub-renik) yang disebut Human Immunodeficiency Viru(HIV).

B. BAGAIMANAKAH HIV MELEMAHKAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH ?

    Sasaran penyerangan HIV adalah sistem kekebalan tubuh, terutama sel-sel limfosit T4. atau disebut juga CD4-T. Selama terinfeksi, limfosit menjadi media pengembangbiakan virus. Jika sel-sel limfosit T4 mati, virus akan dengan bebas menyerang sel-sel limfosit T4 lainnya yang masih sehat. Akibatnya, daya tahan tubuh akan semakin menurun. Akhirnya, sistem kekebalan tak mampu melindungi tubuh.

     Ini akan membuat kuman penyakit infeksi lain (kadang disebut infeksi oportunistis/infeksi mumpung) akan masuk dan menyerang tubuh penderita. Bahkan, kuman-kuman lain yang jinak tiba-tiba bisa menjadi ganas. Kuman itu bisa berupa virus lain, bakteri, mikroba, jamur, ataupun mikroorganisme patogen lainnya. Jika sudah begitu, penderita bisa saja meninggal karena TBC, diare, kanker kulit, infeksi jamur, dll.

Narkoba/Napza

A. PENGERTIAN NARKOBA/NAPZA

    Kepanjangan NARKOBA adalah NARKOTIK, ALKOHOL, dan OBAT TERLARANG. Sementara itu, NAPZA adalah NARKOTIK, PSIKOTROPIKA, DAN ZAT ADIKTIF LAINNYA. Jika bahan/zat ini masuk ke dalam tubuh manusia, otak (susunan saraf) akan terganggu dan menimbulkan ketergantungan

     Penyalahgunaan Napza adalah penggunaan salah satu atau campuran beberapa jenis NARKOBA/NAPZA, baik kadang-kadang maupun teratur, sehingga menimbulkan gangguan pada kesehatan jasmani, kesehatan jiwa (mental-emosional), dan fungsi sosial. Seseorang yang telah mengonsumsi Napza akan menjadi ketergantungan.

     Ia akan mengalami suatu keadaan di mana ia harus memenuhi keinginan untuk mengonsumsi Napza dengan takaran dosis yang makin lama semakin bertambah. Ini dikenal dengan istilah TOLERANSI. Jika dosis dikurangi atau pemakaiannya dihentikan, akan timbul gejala yang disebut putus zat (SAKAU = rasa sakit yang sangat karena ketagihan).

B. JENIS - JENIS NARKOBA

Alkohol

  Cara penggunaan, efek, dan hal lain

Jumlah sedikit yang diminum membuat rileksJumlah banyak membuat mabuk, berlangsung beberapa jamMempersulit konsentrasi dan memperlambat reaksi tubuhJumlah besar dapat menimbulkan kematianKerusakan pada jantung, hati, lambung, dan otakDapat menyebabkan adiksi/ketagihan dan sulit berhenti menggunakanDilarang menjual minuman keras tanpa izin; hanya orang dewasa (lebih dari 18 tahun yang boleh membeli dan minum di kedai minuman)Kebanyakan orang tidak melihat alkohol sebagai obat

- Obat Penenang: Nitrazepam, Diazepam, Luminal

  Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Ditelan sebagai pilEfek berlangsung beberapa jamMenjadikan rileksJumlah banyak dapat mematikan, terutama jika diminum bersama alkoholDapat membuat lebih cemasSulit lepas jika diminum untuk jangka waktu lamaSetiap orang boleh menggunakannya, tapi harus dengan resep dokter

- Opiat : Codein, Morfin, Heroin/Putau

   Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Pemakaian dengan ditelan, diisap, disuntikanJumlah kecil membuat rileks, jumlah banyak membuat tidurMenghentikan nyeriBerlangsung beberapa jam, membuat konsentrasi dan reaksi tubuh sulitDapat mematikan terutama jika disuntikan atau diminum bersama alkoholKerusakan pada pembuluh darah balik dan kulit jika disuntikanMudah kecanduan dan sulit melepaskannyaDilarang memiliki dan mengonsumsi kecuali dengan resep dokterCodein dan morfin digunakan secara legal untuk medisHeroin atau putau tidak digunakan untuk tindakan medis secara legalOrang akan berpikir tentang heroin/putau jika mereka berbicara mengenai orang yang menyalahgunakan dan kecanduan obat

- Ganja

Cara penggunaan, efek, dan hal lain:Diisap sendiri/dengan rokokMembuat warna dan suaran lebih semarak dan kerasBerlangsung setengah hingga beberapa jamMembuat konsentrasi dan reaksi tubuh tergangguKemungkinan terjadi kerusakan paru-paruDilarang memiliki dan menjual ganja

 

- Lisergic Asid Diethylamide (LSD)

   Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Ditelan sebagai pil, kadang-kadang sebagai cairanEfek sangat tergantung pada situasi dan suasana hatiBerlangsung 6-12 jamMembuat konsentrasi dan reaksi tubuh sulitBisa membuat “kacau” yang berlangsung beberapa hariDilarang menjual dan memilikinya

- Rokok

   Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Diisap, yang biasa merokok merasa rileks dan gembiraDapat menunda rasa laparBerlangsung 10-30 menitMempengaruhi banyak bagian tubuhMempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darahBisa merusak paru-paru dan bagian tubuh lainMenyebabkan kankerTubuh tergantung pada nikotinTidak ada larangan hukum merokok bagi semua umur

Amfetamin

  Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Ditelan (pil), dihirup (bubuk), dan kadang disuntikkanMembuat orang lebih terjaga dan bersemangatBerlangsung beberapa jamMembantu konsentrasi untuk sementaraSesudahnya merasa letihJumlah banyak dapat mematikan karena gagal jantungDilarang memiliki dan menggunakannya

Met-Amfetamin (Shabu-Shabu)

  Cara penggunaan, efek , dan hal lain:

Dipanaskan di atas kertas aluminium/dalam botol/bongUapnya diisapEfeknya sama dengan amfetamin

Kokain

  Cara penggunaan, efek, dan hal lain: 

Dihirup sebagai bubukDapat juga dicampur amfetamin untuk meracik ekstasiMenyebabkan si pemakai sangat gembira, lepas kendali termasuk dorongan seksualSering dipakai untuk pesta seks

GLUE: Lem Aibon, Pembersih Kuku Aceton, Bensin

   Cara penggunaan, efek, dan hal lain:

Uapnya dihirup melalaui hidung dan mulutBerlangsung cepatCepat memabukkanBeberapa bahan/aerosol dapat mematikanBanyak disalahgunakan anak jalanan

Tuesday, 29 November 2016

Penyalahgunaan Obat

A. PENGERTIAN OBAT

     Obat adalah racun yang dibuat dari bahan kimia. Racun tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui kulit (obat luar), mulut (oral), dubur (anal), vagina, dan semua lubang tubuh yang ada. Ada juga yang disuntikkan ke dalam otot atau pembuluh darah. Apabila digunakan dengan alasan tepat dalam dosis yang pas, obat akan bermanfaat. Namun, jika disalahgunakan, artinya dikonsumsi tanpa alasan yang jelas dan dalam dosis yang berlebihan, obat akan meracuni tubuh. Obat ini bisa menimbulkan ketergantungan, merusak organ tubuh, dan bahkan dapat berakibat pada kematian.

     Ada empat golongan obat berdasarkan bahaya dan cara mendapatkannya.

Obat bebas; yang dapat dibeli dan diminum secara bebasObat bebas terbatas; hanya dapat diperoleh dengan resep dokterObat berbahaya; seperti obat anti-depresansia (penekan kesedihan), stimulansia (perangsang), dan halusinogen (pembentuk mimpi palsu yang indah). Pil BK, Mandrax (Mx), ekstasi, dll. termasuk ke dalam golongan obat berbahaya ini.Narkotika seperti candu, ganja, heroin, kokain, morfin, dan turunannya

     Dalam kenyataannya, di beberapa kota besar, obat bebas terbatas, obat berbahaya, dan narkotika kadang bisa dibeli secara bebas. Bahkan, obat ini terkadang ditawarkan secara langsung oleh penjual kepada remaja secara gelap atau sembunyi-sembunyi.

B. ALASAN REMAJA MENYALAHGUNAKAN OBAT 

     Remaja adalah kelompok potensial yang terjerumus dalam perilaku berisiko ngepil (lewat mulut) dan nyuntik(melalui suntikan). Remaja ngepil kebanyakan mulai dengan coba-coba, yang akhirnya menjadi ketergantungan. Coba-coba ini dipengaruhi beberapa hal.

Adanyasikap individu yang berpotensi coba-coba seperti mudah frustrasi, tidak senang diatur, sulit bergaul, ingin dianggap hebat, agresif, eksperimental, mudah bosan, malas, dll. Atau malah sebaliknya seperti sikap solider terhadap kawan yang berlebihan tanpa pikir panjangAdanya tren (kecenderungan) penggunaan obat tertentu sebagai citra remaja modern (contoh: penggunaan ekstasi akhir-akhir ini)Hampir semua obat memiliki efek toleransi; semakin tinggi dosis akan berefek makin besarMudahnya obat didapat di sekitar tempat tinggal remaja, sementara pengawasan obat kurang efektif

C. TAHAPAN PENYALAHGUNAAN OBAT PADA REMAJA 

     Biasanya, remaja ngepil melalui tahap-tahap berikut ini :

Tahap pemakaian coba-cobaTahap pemakaian insidental (kadang-kadang)Tahap penyalahgunaanTahap ketergantungan

D. BAHAYA NGEPIL

     Pengaruh obat secara umum sebagai berikut.

Ketergantungan (kejiwaan, tanpa kerusakan tubuh); tanpa minum obat tertentu, remaja yang bersangkutan sudah tidak mampu berprestasi sama sekaliKecanduan: tubuhnya sudah terganggu, sehingga selalu memerlukan obat tersebut; umumnya remaja menjadi kurang peduli terhadap lingkungan, gangguan kepribadian dan mental, rasa percaya yang berlebihan, dll.Kesehatan: pengaruhnya tergantung pada bahan kimia yang terkandung dalam obat tersebut; pada penggunaan obat bebas dan bebas terbatas (catatan: sebenarnya sebagian besar remaja “ditipu” untuk ngepil obat jenis ini) terjadi toleransi (obat tidak manjur bila dosisnya tak tinggi).

      Sementar itu, beberapa obat berbahaya dan narkotik bisa menimbulkan tidak normalnya koordinasi motorik, bicara cedal/bertele-tele, merusak jantung, ginjal, hati, saraf, dan organ-organ tubuh lainnya. Saat ini sering terjadi kematian mendadak akibat gagal jantung atau keracunan otak karena dosis obat yang terlalu tinggi.

E. RISIKO NYUNTIK

     Nyuntik memiliki bahaya sama dengan ngepil dalam tingkatan yang lebih parah karena:

Penyuntikan hampir selalu narkotik yang memiliki bahaya paling besarPenyuntikan memiliki akibat yang lebih langsung ke dalam tubuh manusiaPenyuntikan umumnya lebih disukai jika menggunakan alat suntik dan jarum yang sama untuk beberapa remaja. Ini karena sisa darah yang ada di alat suntik meningkatkan efek alat yang disuntikkan. Akibatnya, nyuntik dapat pula berisiko penularan berbagai penyakit lewat darah seperti PHS, hepatitis-B , dan AIDS yang telah disebutkan sebelumnya.

F. TANDA SEORANG REMAJA BERADA DI BAWAH PENGARUH OBAT BERBAHAYA

    Remaja yang sedang ngepil secara umum terlihat:

Lesu atau gelisahBanyak keluar keringatKurang konsentrasiGerakan bergetarKelihatan ketakutanBanyak minum airTanda-tanda tersebut sangat nyata pada pengguna ekstasi.

G. MEMBANTU REMAJA MENCEGAH DIRI DARI NGEPIL ATAU NYUNTIK

     Kalau masih coba-coba atau insidental, bantulah agar ia:

Memiliki rasa malu, karena ngepil/nyuntik itu perilaku memalukanMeninggalkan lingkungan ngepil/nyuntikAktif dalam kegiatan lainMeningkatkan ibadahYang terpenting adalah mengembangkan sikap percaya diri dan pengendalian diri yang kuat

Rokok

A. MANFAAT DAN KEBURUKAN MEROKOK

    Sebagaimana halnya berbagai aktivitas, merokok memiliki manfaat sekaligus keburukan. Namun, keburukannya lebih banyak daripada manfaatnya.

- Manfaatnya

Mengurangi stres, tekanan, atau perasaan yang kurang enak, sehingga secara tidak langsung menyebabkan remaja menjadi lebih beraniMenimbulkan perasaan nikmatMempererat pergaulan antar-teman, terutama jika semua sahabat merokokMeningkatkan keberanian dan perasaan “jantan”, “jagoan”, atau “macho”Mengurangi nafsu makan sehingga bisa mencegah kegemukan

 - Keburukannya

     Rokok mengandung sekitar 700 jenis racun yang berbahaya bagi kesehatan. Antara lain, yang telah dikenal luas, adalah karbon monoksida (CO) yang bisa mematikan dan nikotin yang mendorong pengapuran jantung serta pembuluh darah. Selain itu, ada tar yang dapat menyumbat serta mengurangi fungsi saluran pernapsan dan menyebabkan kanker serta berbagai bahan kimia yang dapat menimbulkan keracunan pada hati dan otak.

Rokok bisa mengurangi konsentrasi, misalnya sewaktu mengemudi, berpikir, dll.Rokok menurunkan kebugaran tubuhRokok bukan hanya meracuni perokok sendiri, tapi juga orang di sekitarnya (sebagai perokok pasif) dengan bahaya yang samaRokok menimbulkan ketergantungan dan perasaan “kehilangan sesuatu” jika tidak ada, yang berakibat pada penurunan prestasi belajar dan bekerjaRokok memboroskanSekarang rokok bukan lagi tanda “jagoan”, tapi justru cenderung tanda kampunganRokok bisa menyulut kebakaran yang dapat merusak harta benda

B. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG REMAJA MULAI DAN TERUS MEROKOK

    Hal-hal berikut ini, sendiri-sendiri atau bersama-sama, bisa mendorong remaja mulai merokok dan terus merokok.

Rasa ingin tahu sampai menjadi ketergantunganUntuk meningkatnya kejantanan dan kelaki-lakianHasrat berkelompok dengan kawan senasib dan sebayaAdanya stres atau konflik batin ataupun masalah yang sulit diselesaikanDorongan dari lingkungan sosial yang “mendesak” remaja untuk merokok; kalau tidak merokok kadang dianggap tak solider dengan lingkungan sosialKetidaktahuan akan bahaya merokok

C. CARA MENGHENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK

    Beberapa hal dapat kita lakukan untuk menghentikan kebiasaan merokok secara bertahap.

Yakin dan optimistis bahwa kita bisa berhenti merokokTanamkan rasa benci pada rokok (hindari rokok)Kurangi kumpul-kumpul tanpa tujuan dengan perokokMenjaga makanan sehari-hariCukup olahraga, tidur, dan istirahatJangan menahan lapar lama-lamaMenghindari makanan yang banyak sekali bumbu dan • menjauhi alkoholJika ada keinginan merokok, alihkan perhatian pada hal lain • seperti makan permen karet atau permen lain yang bisa digunakan sebagai pengganti rokok sementaraBerniat serius berhenti merokok dan berserah diri pada • Allah

     Yang terpenting dari kesemuanya adalahpengendalian diri dan percaya diri, remaja yang berhasil ialah mereka yang mandiri, tidak bergantung pada hal-hal lain di luar diri sendiri, apalagi hanya rokok.

 

Norma Sosial

A. Pengertian Norma Sosial

    Norma sosial ialah serangkaian peraturan yang disepakati bersama untuk dipelihara, dijaga, dan ditaati oleh semua anggota suatu masyarakat.

    Norma bisa bersumber dari:

Agamaundang-undang atau peraturan negaraadat dan kebiasaan serta kesepakatan masyarakat

B. KEWAJIBAN REMAJA TERHADAP NORMA SOSIAL 

    Setiap masyarakat di suatu wilayah bisa memiliki adat dan kebiasaan yang berlainan. Inilah yang membuat norma sosial bisa berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Namun yang lebih penting adalah kemauan dan kesanggupan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan norma tersebut.

     Hubungan lain jenis, apalagi yang terkait dengan hubungan seksual, merupakan hal yang sangat diperhatikan dalam norma sosial. Untuk itu, para remaja layak memberi perhatian yang lebih terhadap norma tersebut. Usahakan agar jangan sampai melanggar norma.

C. TANGGUNG JAWAB REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM MENAATI NORMA SOSIAL

    Semua anggota masyarakat, termasuk REMAJA, harus menaati norma tersebut. Remaja laki-laki dan perempuan memiliki kewajiban yang sama dalam mematuhi norma sosial yang ada. Taat terhadap norma berakibat pada penerimaan dan pujian masyarakat. Seseorang akan DITERIMA dalam masyarakat hanya apabila ia mau dan mampu mengikuti norma sosial yang berlaku di lingkungannya. Sementara itu, pelanggaran norma menyebabkan PENOLAKAN dan pemberian hukuman dari masyarakat. Sanksi tersebut umumnya berupa hukuman sosial, termasuk pengucilan.

     Pengucilan sosial memang tidak begitu menyakitkan. Namun, sering kali orang yang dikucilkan akan merasa diasingkan dan tidak dianggap oleh masyarakat. Lambat laun, mereka akan berontak dan tidak menghiraukan masyarakat. Mereka bisa jadi malah akan melakukan tindakan asusila yang lebih ekstrem. Ini tentu saja bisa merugikan orang yang bersangkutan.

D. KONSEKUENSI SESEORANG APABILA MELANGGAR NORMA SOSIAL 

     Jika norma yang dilanggar juga merupakan norma tertulis yang dituangkan dalam bentuk undang-undang, pelanggarnya akan diancam hukuman oleh negara. Apabila norma yang dilanggar juga merupakan kaidah agama, para pelaku akan terkena sanksi sesuai dengan agama masing-masing, baik sanksi di dunia maupun di akhirat kelak.

Pengembangan Potensi Diri

A. PENTINGNYA CITA-CITA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA 

     Manusia hidup karena tujuan yang jelas. Untuk itu, setiap orang harus menetapkan tujuan hidup secara pasti. Salah satu yang pasti bagi remaja ialah CITA-CITA. Terutama mengenai cita-cita tentang pekerjaan di masa depan seiring tibanya tahap dewasa dalam kehidupan seseorang. Cita-cita bisa apa saja. Bisa berubah, bisa berganti. Semakin terperinci cita-cita seseorang, makin jelas dan mudah untuk mewujudkannya. Semakin matang usia seseorang, makin mendekati kedewasaan, hendaknya cita-cita yang ingin digapai semakin mantap.

B. HAK SERTA KEWAJIBAN REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAAN DALAM MENCAPAI CITA-CITA TERSEBUT 

     Cita-cita bagi remaja perempuan sama penting dengan cita-cita bagi remaja laki-laki. Di masa depan, semakin banyak profesional perempuaan yang diperlukan masyarakat. Tuntuan partisipasi kaum hawa di berbagai bidang pembangunan dewasa ini, di mana hak dan kewajiban perempuan sebagai warga negara disejajarkan dengan laki-laki, hendaknya memacu para remaja putri untuk berprestasi setinggi mungkin.

     Asalkan masih dalam batas-batas yang wajar atas kodrat dan fitrah mereka sebagai perempuan. Untuk itu, mendorong remaja perempuan memiliki cita-cita setinggi langit dan berusaha membantu mewujudkannnya menjadi sangat diperlukan.

C. USAHA DALAM MENCAPAI CITA-CITA 

    Semua manusia, sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna, memiliki kelebihan. Kelebihan tiap-tiap orang sering kali disebut sebagai POTENSI DIRI. Kadang-kadang, potensi diri juga disebut sebagai FITRAH, nilai-nilai yang baik, yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Kelebihan ini dapat dipelihara, diperkuat, dan dikembangkan untuk mendukung pencapaian cita-cita seseorang.

     Yang harus dilakukan setiap orang adalah mengenal dengan baik dan benar potensi diri masing-masing. Lalu, setidaknya setiap orang memelihara dan mengembangkan potensi diri agar bisa mewujudkan cita-cita dengan baik. Dengan kata lain, kemampuan diri tersebut dipelihara dan dikembangkan untuk mencapai fitrah masing-masing.

D. MEMAHAMI KELEMAHAN DIRI AGAR TIDAK MENGHAMBAT PENGEMBANGAN POTENSI 

     Di samping potensi diri, semua orang juga memiliki KELEMAHAN. Jika dibiarkan, kekurangan ini bisa mengganggu potensi diri dan tentu saja menghalangi tercapainya cita-cita. Yang harus dilakukan setiap orang adalah mengenal dengan baik dan jujur terhadap kelemahan masing-masing untuk kemudian ditekan agar tak muncul dan tidak mengganggu pencapaian cita-cita.

     Ada dua hal mendasar yang bisa menghancurkan cita-cita remaja :

Pertama adalah hal-hal yang disebabkan oleh ulah remaja itu sendiri semisal hamil di luar nikah, cacat karena kecelakaan, terkena penyakit mematikan seperti AIDS, dan tentu saja meninggal dunia.Kedua adalah adanya pengaruh dari luar seperti perang, bencana alam, dan masalah keluarga (misalnya perceraian serta kesulitan ekonomi).

E. PERAN TEMAN SEBAYA DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI DAN MEMBANTU MENCAPAI CITA-CITA 

     Sahabat karib diperlukan setiap orang untuk membantu mewujudkan cita-cita, menggali potensi diri, dan mengurangi kelemahan. Mereka adalah teman yang bisa diajak berdiskusi, bertukar pikiran serta pendapat, dan saling memberi nasihat. Itu semua bisa lebih mematangkan dan mendorong mewujudkan cita-cita dan sekaligus membantu mengatasi segala hal yang menghambatnya.

Pendalaman Remaja Sebaya


A. MAKNA DARI PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA (PRS) 

    PRS adalah penjabaran dari kesetiakawanan dan perasaan senasib sepenanggungan. Ini merupakan bukti bahwa seorang teman adalah sahabat sejati. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya sudah melakukan PRS; misalnya dalam bentuk komunikasi dua arah dengan teman sebaya. Kadang-kadang, kita menasihati teman kita. Pada waktu lain, teman kita menasihati kita tentang sesuatu. Ini semata-mata dilakukan karena kita saling menyayangi teman sebaya kita.

     PRS yang kita pelajari di sini tidak lain ialah melaksanakan segala sesuatu yang sudah biasa kita lakukan. Cuma, kali ini menyangkut pada kesehatan dan kesejahteraan remaja. Demi kesuksesan masa depan bersama. Sesuai dengan cita-cita masing-masing.

     Para PRS yang sudah dilatih didorong untuk terpanggil menyebarluaskan pengetahuan kepada teman-teman sebaya, di sekolah dan di kelompok bermain, sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi oleh teman-teman sebayanya. Tentu saja, para pendidik sendiri diharapkan menjadi panutan bagi teman-teman sebayanya dalam berperilaku. Sikap menjaga rahasia teman juga merupakan prasyarat yang utama.

B. CARA MELAKSANAKAN PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA 

    Karena PRS dikemas dalam bentuk komunikasi tidak resmi antar-teman sebaya, tidak ada cara baku untuk melaksanakannya. Tempatnya bisa di mana saja. Waktunya bisa kapan saja. Bisa satu kali, bisa berkali-kali pertemuan. Suasananya bisa apa saja. Yang paling penting adalah menciptakan suasana saling percaya. Usahakan agar kerahasiaan teman tetap saling dijaga.

     Seyogianya PRS dilakukan dalam tahapan-tahapan sebagai berikut.

Tahap Penerimaan

     Pada tahap ini yang penting adalah mendengarkan keluhan atau masalah yang dialami teman. Tunjukkan rasa tertarik Anda. Bantu ia mengungkapkan keseluruhan masalah yang dideritanya. Jangan beri nasihat apa pun pada tahap ini. Dengan menceritakan permasalahan kepada orang yang dipercaya, ia sebenarnya telah menyelesaikan 50% dari permasalahan yang mengganjalnya.Beberapa teman yang berperilaku berisiko kadang tidak mengerti sama sekali risikonya. Menghadapi teman yang demikian, diperlukan pertanyaan-pertanyaan pancingan agar sedikit demi sedikit ia memahami risiko yang sedang ia hadapi. Ingat, jangan beri nasihat dalam tahap ini.

- Tahap Pemasukan Ide

     Di tahap ini, pelan-pelan masukkan ide Anda ke dalam benak dan hati teman Anda. Usahakan untuk tidak tergesa-gesa dan jangan memasukkan banyak ide secara sekaligus. Sebaiknya, berikan sedikit demi sedikit. Secara berulang-ulang dan berurutan.Juga, diharapkan agar pemasukan ide jangan dikemas dalam suasana “menggurui atau “mendikte”. Kalau bisa, usahakan agar dibuat suasana sedemikian rupa sehingga seakan-akan ide itu bukan datang dari Anda, melainkan dari teman Anda sendiri. Dengan kata lain, pada tahap ini Anda membimbing teman Anda untuk siap menolong diri sendiri.

     Sekali lagi tekankan bahwa pada tahap ini Anda harus membuktikan Anda sendiri konsekuen dengan sikap Anda. Anda adalah contoh remaja yang sehat dan sejahtera. Yang paling penting adalah mengimbangi keseluruhan upaya pemasukan ide dengan doa ke hadirat Allah.

- Tahap Pemeliharaan

     Ide yang sudah dimasukkan harus dipelihara. Ini karena pembentukan atau perubahan perilaku memerlukan waktu yang lama. Untuk keperluan pemeliharaan ini, dibutuhkan upaya terus-menerus dan berulang-ulang guna mengajak teman menuju ke arah dan cita-cita yang telah disepakati bersama.

     Usahakan agar tahap pemeliharaan ini ”disamarkan” dalam bentuk silaturahmi biasa. Dengan demikian, tidak kelihatan bahwa Anda memaksakan keinginan Anda untuk diikuti teman Anda. Yang penting, seringlah berkomunikasi dan membahas masalah-masalah yang ada. Yang tidak kalah penting adalah agar keseluruhan PRS selalu diimbangi dengan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Tuesday, 27 September 2016

Tumbuh Kembang Remaja

Potensi diri merupakan kemampuan diri yang dimiliki seseorang yang dikembangkan dan didayagunakan untuk mencapai tujuan hidup.

A. PERUBAHAN YANG TERJADI SELAMA TUMBUH KEMBANG DARI FASE ANAK KE REMAJA
    Setiap makhluk tumbuh (semakin besar) dan berkembang (semakin matang), \
menuju kedewasaan, sejak lahir sampai mati. Selama mengalami tumbuh kembang dari anak-anak menjadi remaja, seseorang mengalami beberapa perubahan penting.
Perubahan bentuk (anatomi tubuh) :Pembesaran alat kelaminPertumbuhan rambut di beberapa tempatPeningkatan kelenjar minyak dan mudah berjerawatSuara berubah menjadi besar pada anak laki-laki. Pada anak perempuan, suara berubah menjadi lebih lembutPembesaran otot pada remaja laki-laki dan pembesaran pinggul serta dada bagi perempuanPerubahan faali (fungsi tubuh) :Alat kelamin peka dan mudah terangsang. Jika terangsang, alat kelamin membesar/membengkak dan keluar lendirKeluar sperma waktu tidur (mimpi basah) pada anak laki-laki. Bagi perempuan, mereka mengalami menstruasi pertama (yang menandakan alat reproduksi mereka sudah mulai berfungsi)Perubahan kejiwaan :Keingintahuan yang tinggi mengenai berbagai hal, termasuk pada masalah-masalah reproduksiPerhatian terhadap masalah seks meningkatKeberanian untuk mencoba-coba, terutama jika didesak lingkunganAnak laki-laki cenderung menyendiri dan melamun. Untuk perempuan, mereka cenderung suka ngerumpi
B. KESAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA TUMBUH KEMBANG REMAJA LAKI-LAKI DAN REMAJA PEREMPUAN
Kesamaan:Tiap-tiap remaja berkembang menuju pencapaian potensi (fitrah) manakala lingkungan hidup mereka mendukung pencapaian potensi tersebut, baik sebagai orang dewasa laki-laki maupun perempuan.Perbedaan:Ada beberapa perbedaan kecepatan tumbuh dan berkembang bagi remaja pada umumnya. Remaja putri lebih cepat matang daripada laki-laki. Yang sering terjadi, remaja putri memiliki lebih sedikit kesempatan tumbuh dan berkembang secara fitrah. Ini karena kaum perempuan mengalami kepercayaan yang lebih rumit dan penuh masalah tentang tumbuh kembang mereka.
C. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG REMAJA
    Tumbuh kembang dipengaruhi dua faktor.
Faktor Internal PembawaanFaktor Eksternal, yang mencakup:KesehatanGiziLingkungan keluarga dan lingkungan temen sebaya serta sekolah
D. BAGAIMANA MENYIKAPI TUMBUH KEMBANG TERSEBUT
    Mengingat pembawaan seseorang tidak bisa diubah, penyempurnaan tumbuh kembang (untuk mendekati fitrah masing-masing) dilakukan dengan mengelola faktor luar sebaik-baiknya. Ini termasuk mengenai kesehatan, gizi, dan lingkungan (baik lingkungan sekitar maupun lingkungan temen sebaya).
E. KEBANGGAAN YANG MENYERTAI TUMBUH KEMBANG REMAJA
     Banyak hal yang membuat seseorang bangga dan sangat senang ketika mengalami proses tumbuh kembang.
Perasaan bahwa “saya sudah dewasa”. Ia akan senang jika sudah diakui sebagai orang yang dewasa oleh keluarga dan teman-teman.Dapat dan boleh melakukan berbagai hal yang dulu dilarang.
F. RISIKO YANG MENYERTAI TUMBUH KEMBANG REMAJA
     Selain ada dampak positif, tumbuh kembang remaja juga memiliki sisi negatif. Berbagai risiko yang paling sering terjadi:
Rasa rendah diri yang berlebihan. Ini karena ada perasaan bahwa dirinya lebih rendah dari teman sebaya dalam hal-hal tertentu seperti kecantikan, kekayaan, dan kepandaian.Kesulitan menyesuaikan diri terhadap nilai serta pergaulan di antara teman sebaya, keluarga, dan masyarakat umum. Ini karena mereka belum paham betul mengenai hal-hal yang ada dalam kehidupan.
     Kedua risiko tersebut dapat menimbulkan berbagai perilaku kurang normal. Kebanyakan, mereka sering melarikan diri. Mereka sering melampiaskannya dengan dua hal.
Sering putus asa mengurung diri, mudah tersinggung, benci lingkungan, dll.Menentang lingkungan dengan berperilaku berlebihan: merokok, mabuk-mabukan, memakai narkoba, dll.
     Yang perlu diingat, sering putus asa akan menghilangkan kesempatan untuk menggapai cita-cita. Berperilaku berlebih hampir selalu menimbulkan kerugian pada diri sendiri. Bahkan, itu bisa menimbulkan kerugian yang bersifat permanen seperti hamil di luar nikah, cacat tubuh, serta mengidap penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) dan AIDS.
G. MENCEGAH DAN MENANGGULANGI DAMPAK NEGATIF TUMBUH KEMBANG REMAJA
    Pencegahan dan penanggulangan risiko tumbuh kembang remaja bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Pencegahan:Meningkatkan ibadahMembiasakan diri mensyukuri nikmat AllahMencari segi-segi positif pada diri masing-masingBerusaha memetik pelajaran dari para remaja yang telah terjerus dalam perilaku-perilaku berisikoPenanggulangan:Menekan rasa negatif secara berkelompokBerbagi cerita dan kesulitan bersama sahabat karibMenyalurkan potensi diri ke hal-hal positif seperti ibadah, kegiatan sosial, olahraga, dan kesenian
H. PERAN KITA SEBAGAI PELATIH REMAJA SEBAYA (PERAYA)
     Peran Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) antara lain:
Mengayomi menyantuni, dan menyayangiDengan sabar mendengarkan keluhan para remajaMeningkatkan motivasi berprestasi di kalangan remajaMenjadi panutan, baik dalam sikap maupun kepribadian bagi remaja-remaja sebaya lainnya

Seks dan Gender

SEKS dan GENDER
“Akhir-akhir ini, gender menjadi isu penting dan istilah yang sering kali diperbincangkan. Namun, masih banyak kesalahpahaman tentang konsep gender serta kaitannya dengan perjuangan perempuan untuk mendapatkan kesetaraan dan keadilan. Untuk memahami konsep gender, dalam modul ini akan dibahas perbedaan seks dan gender, peran gender, ketidakadilan gender, kebutuhan praktis, serta strategi gender.”

A. PENGERTIAN SEKS
     Seks atau jenis kelamin merupakan karakteristik biologis-anatomis (khususnya sistem reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seorang laki-laki atau perempuan.
Laki-laki : memiliki penis, testis, dan memproduksi sperma.Perempuan : punya vagina, rahim, melahirkan, dan menyusui.
     Alat-alat tersebut berlaku untuk jangka waktu selamanya, di mana saja, dan secara fungsi tidak dapat dipertukarkan.
B. PENGERTIAN GENDER
    Secara mendasar, konsep gender berbeda dengan seks. Gender merupakan sifat yang melekat pada kaum laki-laki atau perempuan yang dikonstruksikan secara sosial ataupun kultural. Ada pula yang mengartikannya sebagai pembagian peran dan tanggung jawab baik laki-laki maupun perempuaan yang ditetapkan masyarakat ataupun budaya.
     Karakteristik yang berlawanan antara laki-laki dan perempuan:
Laki-laki : Maskulin, Rasional, Tegas, Agresif, Objektif, Kasar           Perempuan : Feminim, Emosional, Fleksibel, Pasif, Subjektif, Lembut
     Padahal, sebenarnya, karakteristik tersebut bisa berubah dan dapat dipertukarkan. Artinya, perempuan bisa memiliki sifat maskulin dan tegas. Sebaliknya, laki-laki juga ada yang bersifat feminin dan lembut.
C. Perbedaan mendasar antara seks dan gender
 Seks
Tidak bisa berubahTidak bisa dipertukarkanBerlaku sepanjang masaBerlaku di mana sajaBerlaku bagi siapa sajaDitentukan oleh Tuhan atau kodrati
 Gender
Bisa berubahBisa dipertukarkanBergantung masaBergantung budaya masing-masingBerbeda antara satu golongan dan yang lainDibentuk dan dibuat oleh masyarakat